Membangun Rasa Ingin Tahu melalui Eksperimen “Roket Balon”: Implementasi SDG 4 di SDN 01 Lemahireng
Lemahireng, 29 Juli 2026 — Dalam upaya meningkatkan minat belajar sains sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi sains sederhana bagi siswa kelas IV SDN 01 Lemahireng. Kegiatan ini dipandu oleh Gusti Agung Ayu Calista Andriane Dewi, mahasiswa S1 Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro.
Mengusung tema “Edukasi Sains Sederhana melalui Eksperimen Roket Balon sebagai Media Pengenalan Konsep Gaya”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya mengenai konsep gaya, melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan penjelasan singkat mengenai konsep gaya dalam kehidupan sehari-hari serta bagaimana gaya dapat memengaruhi gerak suatu benda. Untuk membantu siswa memahami materi secara lebih nyata, Calista mendemonstrasikan eksperimen sederhana menggunakan roket balon, yang menunjukkan bagaimana dorongan udara dapat menghasilkan gerak.
Setelah menyaksikan demonstrasi, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempraktikkan pembuatan dan pengujian roket balon secara mandiri. Selama kegiatan berlangsung, siswa diajak berdiskusi mengenai hasil eksperimen dan menghubungkannya dengan konsep gaya yang telah dipelajari. Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan penuh antusiasme, karena siswa dapat belajar melalui pengalaman langsung.

Melalui eksperimen sederhana ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep gaya, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, serta berani mengemukakan pendapat berdasarkan hasil pengamatan.
Kegiatan “Edukasi Sains Sederhana melalui Eksperimen Roket Balon” menjadi salah satu bentuk implementasi Sustainable Development Goals (SDG) 4: Pendidikan Bermutu. Dengan menerapkan pembelajaran berbasis eksperimen, siswa didorong untuk belajar secara aktif, kreatif, dan kontekstual sehingga konsep-konsep sains menjadi lebih mudah dipahami. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan minat siswa terhadap ilmu pengetahuan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar sejak dini.

No responses yet