Mengenal Rupiah Sejak Dini: Edukasi Literasi Keuangan sebagai Implementasi SDG 4 di SDN 01 Lemahireng
Lemahireng, 31 Juli 2026 — Suasana belajar yang penuh semangat terlihat di kelas I SDN 01 Lemahireng saat siswa mengikuti kegiatan Edukasi Literasi Keuangan Dasar melalui Pengenalan Mata Uang Rupiah. Kegiatan yang dipandu oleh Fahmi Kurniawan, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, ini bertujuan mengenalkan konsep dasar uang kepada siswa sejak usia dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengenal berbagai jenis uang rupiah, mulai dari bentuk, warna, hingga nominal yang berlaku di Indonesia. Agar pembelajaran terasa lebih nyata, Fahmi memperlihatkan contoh uang rupiah asli sehingga siswa dapat mengamati secara langsung perbedaan setiap pecahan uang.
Materi disampaikan melalui ceramah interaktif yang diselingi dengan berbagai pertanyaan sederhana. Siswa tampak antusias menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka saat menggunakan uang untuk membeli makanan atau kebutuhan sehari-hari. Suasana kelas menjadi semakin hidup ketika kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif, seperti menebak nominal uang serta menghitung jumlah uang dari beberapa pecahan yang berbeda.
Melalui permainan tersebut, siswa tidak hanya belajar mengenali mata uang rupiah, tetapi juga mulai memahami pentingnya menggunakan uang secara bijak. Pembelajaran dikemas dalam suasana yang menyenangkan sehingga siswa dapat belajar sambil bermain tanpa merasa terbebani.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun literasi keuangan pada anak sejak usia dini. Dengan memahami fungsi dan nilai uang, siswa diharapkan mampu membentuk kebiasaan sederhana, seperti menghargai uang, menggunakan uang sesuai kebutuhan, serta mulai belajar menabung untuk mencapai tujuan tertentu.
Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro, kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 4: Pendidikan Bermutu melalui penyelenggaraan pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Edukasi literasi keuangan sejak dini diharapkan menjadi bekal penting bagi siswa dalam membangun kebiasaan yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan di masa depan.

No responses yet